Friday, November 20, 2015

Fairy Fencer F: Seru, Penuh Aksi, Sekaligus Kocak



Hampir semua orang ingin menjadi pahlawan. Jika mengingat masa kecil, Anda mungkin akan mengingat ketika Anda ingin menjadi seperti Satria Baja Hitam atau mungkin Power Rangers.

Menjadi pahlawan (apalagi penyelamat dunia) tentunya tidak mudah. Itulah mengapa ada orang yang enggan menjadi pahlawan karena tak mau repot dengan tugasnya.

Itulah Fang. Karakter utama pada game Fairy Fencer F ini memang bukan tipikal seorang pahlawan penyelamat dunia. Selain pemalas, ia hanya memikirkan makanan dan kebutuhan dirinya sendiri. Fang menjadi pahlawan bukan karena keinginannya, tapi karena sifatnya yang rakus terhadap makanan.

Suatu hari, Fang yang tengah kelaparan melihat sebuah pedang tertancap di tanah. Menurut orang-orang sekitar, pedang tersebut merupakan pedang sakti yang dapat mengabulkan permintaan apa pun bagi siapa saja yang dapat mencabutnya. Didorong oleh sifat alaminya yang rakus, dan kondisinya yang kelaparan, Fang pun mencoba mencabut pedang tersebut. Alhasil seorang Fury bernama Eryn keluar dari pedang tersebut.



Baik alur cerita, penyajian, hingga mekanis game dan grafiknya, Fairy Fencer F merupakan salah satu JRPG otentik yang jarang ditemukan di PC. Secara kasar, ia sangat mirip dengan Hyperdimension Neptunia yang juga dibuat pengembang yang sama, Compile Heart.

Kami pun menemukan banyak sekali kemiripan game ini dengan Hyperdimension Neptunia, mulai dari sistem battle bergaya turn-based yang unik, hingga karakter yang dapat berubah wujudnya (HDD mode di Hyperdimension Neptunia dan Fairize di Fairy Fencer F).



Kembali ke Fang yang baru saja bertemu Eryn, secara gamblang ia langsung meminta Eryn untuk memberikannya makanan enak. Eryn pun kebingungan dan emosional. Selama ratusan tahun ia menunggu seseorang pahlawan yang pantas untuk mencabut pedang tersebut dan mengeluarkannya, namun kali ini orang yang diharapkannya tersebut tidak sesuai dengan apa yang ia bayangkan. Wajar jika setelahnya Eryn protes, mengamuk, dan memarahi Fang yang seharusnya bersikap layaknya seorang pahlawan.

Fairy Fencer F memiliki sistem mekanik game yang cukup unik. Selain equipment, setiap karakter dapat menggunakan sebuah Fury yang berfungsi sebagai boosteratau penambah status dari karakter. Fairy tersebut didapat dari banyak cara, mulai dari mengikuti jalan cerita, hingga menjalankan quest. Fury juga memiliki level dan kemampuan tersendiri, seperti dapat memberikan tambahan EXP dan meningkatkan serangan elemen tertentu.



Fury juga dapat ditancapkan di peta dunia game ini dan membuat dungeon yang berada di sekitarnya berubah menjadi memiliki efek tertentu, tergantung jenis Fury yang ditancapkan. Efeknya beragam, mulai dari tambahan EXP, gold, EP, hingga mengganti jenis musuh di dalam dungeon.

Meskipun demikian, biasanya efek tersebut ditemani dengan efek penalty, seperti konsumsi SP yang menjadi dua kali lipat hingga diblokirnya penggunaan skill dalamdungeon. Menggunakan Fury yang tepat di sebuah dungeon akan mempermudah petualangan Anda.



Cerita Fang berlanjut dan akhirnya ia mulai mau bertualang dengan Eryn untuk mengumpulkan para Fury yang tersebar di seluruh penjuru dunia. Fury tersebut ternyata akan digunakan untuk membangkitkan dewi cahaya dan mengembalikan kedamaian di dunia. Setelah cerita berjalan cukup lama, diketahui pula bahwa Fury tersebut juga dapat digunakan untuk membangkitkan dewa kegelapan yang kabarnya dapat membuat seseorang menguasai dunia.

Fairy Fencer F menggunakan sistem dialog layaknya sebuah visual novel. Setiap karakternya digambarkan dengan gaya khas anime Jepang menggunakan teknologi Live 2D, sehingga lebih terasa hidup dan tidak statis. Menariknya lagi, hampir di setiap bagian di dalam game ini berisi dialog humor yang cukup menggelitik. Meskipun tidak dipenuhi parodi seperti Hyperdimension Neptunia, kesan humor masih sangat kuat dalam game ini.



Kesan humor juga melekat kuat sesuai dengan watak masing-masing karakternya. Fang, misalnya, ia sangat sering digambarkan sebagai pria yang "lebay", pemalas, dan rakus. Hal tersebut membuat teman-temannya sering tidak percaya bahwa Fang adalah karakter utama.

Karakter lainnya, Tiara juga sering bertengkar dengan Fang karena sifat Tiara yang seperti seorang putri raja bertentangan dengan Fang yang amburadul. Meskipun demikian, setiap karakter masih digambarkan memiliki sifat heroik, sayangnya sifat tersebut jarang diperlihatkan oleh karakter-karakternya.

Fairy Fencer F merupakan JRPG yang sangat menarik, terutama dari segi cerita. Hal tersebutlah yang membuat game ini sangat sayang untuk dilewatkan. Satu-satunya kekurangannya adalah sistem kontrolnya yang "kurang ramah" dengan mouse dan keyboard dan kontroler lain selain kontroler Xbox 360. Selebihnya, kami sangat puas dengan game yang telah menyita waktu kami hingga 60 jam sampai saat ini.



Platform: PC
Developer: Compile Heart
Update Terakhir: 8 Agustus 2015
Jenis: JRPG
Situs Resmi: http://nisamerica.com/games/fairyfencerf/ 

Sumber : Metrotvnews.com

Fairy Fencer F (PC)

 

9.0

  • + Gameplay unik
  • + Cerita menarik
  • + Banyak selingan humor
  • + Spesifikasi minimum rendah
  • - Sistem kontrol kurang bersahabat untuk kontroler selain Xbox 360

1 comment: